Dalam perjalanan pengembangan diri, kita sering kali terjebak pada mimpi-mimpi besar namun melupakan satu elemen krusial yang menjadi fondasi utamanya: kebiasaan. Seberapa sering kita membuat resolusi tahun baru yang megah, hanya untuk kandas di bulan Februari karena kita gagal membangun rutinitas yang mendukungnya? Di tengah gempuran buku-buku produktivitas terjemahan yang sering kali terasa “berat” dan sulit diaplikasikan dalam konteks lokal, hadir sebuah angin segar dari penulis Indonesia, Sabrina Ara. Bukunya yang berjudul Is It Bad or Good Habits menawarkan pendekatan yang reflektif, ringan, namun menohok tentang bagaimana kita memandang rutinitas sehari-hari.
Buku ini bukan sekadar daftar perintah untuk “bangun jam 5 pagi” atau “baca 100 buku setahun”. Lebih dari itu, Sabrina Ara mengajak pembacanya untuk masuk ke dalam ruang psikologis di balik setiap tindakan yang kita lakukan. Artikel ini akan membedah secara mendalam apa saja isi buku ini, mengapa pendekatannya efektif, dan bagaimana buku setebal 134 halaman ini bisa menjadi kunci perubahan besar dalam hidup Anda.
Identitas Buku
Sebelum melangkah lebih jauh, mari kita kenali profil buku ini:
-
Judul: Is It Bad or Good Habits
-
Penulis: Sabrina Ara
-
Penerbit: Syalmahat Publishing
-
Tahun Terbit: 2021 (Cetakan terus diperbarui)
-
Tebal: vi + 134 Halaman
-
Dimensi: 14 x 20 cm
-
ISBN: 978-623-97672-3-5
-
Genre: Self-Improvement, Psikologi Populer, Motivasi
Secara fisik, buku ini didesain compact dan nyaman digenggam. Ketebalannya yang tidak mengintimidasi membuatnya sangat cocok bagi pembaca pemula atau mereka yang ingin belajar tentang habit forming tanpa merasa digurui oleh teori yang terlalu akademis.
Menyelami Isi: Bukan Sekadar Disiplin, Tapi Pemahaman Diri
Buku ini terdiri dari tujuh bab yang disusun secara sistematis untuk memandu pembaca dari tahap “tidak sadar” menuju “sadar kompeten”. Inti dari pemikiran Sabrina Ara dalam buku ini adalah bahwa kebiasaan tidak bisa diubah hanya dengan modal tekad atau willpower semata. Kita harus memahami mengapa kebiasaan itu ada.
1. Akar Psikologis Kebiasaan
Di bab-bab awal, seperti “Mengenal Diri”, penulis tidak langsung menyuruh pembaca berubah. Ia justru mengajak kita mundur selangkah. Sabrina menjelaskan bahwa kebiasaan adalah hasil dari pengulangan peristiwa yang direkam oleh akal dan disimpan di alam bawah sadar. Ini adalah mekanisme efisiensi otak. Tanpa kebiasaan, otak kita akan kelelahan karena harus memikirkan setiap detail tindakan, seperti cara menyikat gigi atau menyetir mobil.
Namun, masalah muncul ketika “program otomatis” yang tersimpan adalah program yang merusak. Penulis menekankan bahwa untuk membentuk tujuan baru, kita tidak bisa menggunakan jalan lama. Ia menggunakan metafora yang menarik: kita harus “mengubah rute perjalanan, menggunakan kendaraan yang berbeda, dan mengubah citra diri yang lama”. Ini adalah poin krusial yang sering dilewatkan banyak orang. Anda tidak bisa menjadi orang yang sehat jika citra diri Anda masih “saya adalah orang yang malas olahraga”. Perubahan identitas harus mendahului perubahan tindakan.
2. Sisi Emosional dari Bad Habits
Salah satu bagian paling menarik dari buku ini adalah perspektif penulis tentang kebiasaan buruk. Alih-alih menghakimi pembaca karena suka menunda pekerjaan atau bermalas-malasan, Sabrina Ara mengajak kita melihat bad habits sebagai bentuk perlindungan diri.
Misalnya, kebiasaan menunda (prokrastinasi) sering kali bukan karena malas, melainkan karena kelelahan mental atau ketakutan akan kegagalan. Dengan memahami akar emosional ini, pembaca diajak untuk berempati pada diri sendiri (self-compassion). Pendekatan ini sangat berbeda dengan buku motivasi keras yang sering kali menggunakan narasi “kamu miskin karena kamu malas”. Di sini, Sabrina justru mengatakan: pahami emosimu, lalu perbaiki kebiasaanmu pelan-pelan. Pesan ini membuat buku terasa sangat “memeluk” dan menenangkan, alih-alih menekan.
3. Kekuatan Langkah Kecil (Micro-Habits)
Buku ini juga menggarisbawahi pentingnya langkah kecil. Perubahan drastis sering kali memicu resistensi otak. Sabrina Ara memandu pembaca untuk memulai dari hal yang remeh namun konsisten. Konsep ini sejalan dengan filosofi Kaizen dari Jepang atau prinsip Atomic Habits dari James Clear, namun dikemas dengan bahasa yang jauh lebih sederhana dan membumi. Ia memberikan contoh-contoh praktis bagaimana kebiasaan kecil—seperti merapikan tempat tidur atau minum air putih saat bangun—bisa menciptakan efek bola salju (snowball effect) yang mengarah pada kesuksesan besar.
Keunikan Buku: Mengapa Layak Dibaca?

Di pasar buku Indonesia, rak self-improvement sering didominasi oleh buku terjemahan. Lalu, mengapa Anda harus memilih buku ini?
Pertama, Gaya Bahasa yang Renyah.
Sabrina Ara memiliki gaya penulisan yang khas: lugas, “to the point”, namun tetap hangat. Ia sering menggunakan format listicle (poin-poin) yang membuat materi sangat mudah dicerna oleh otak. Bagi Generasi Z atau Milenial yang memiliki attention span pendek, format ini sangat membantu. Anda tidak perlu membaca berjam-jam untuk mendapatkan satu poin penting; setiap halaman padat akan insight.
Kedua, Fitur Interaktif.
Buku ini tidak membiarkan Anda pasif. Di beberapa bagian, terdapat daftar pertanyaan reflektif yang harus diisi oleh pembaca. Ini mengubah pengalaman membaca menjadi sesi coaching pribadi. Anda “dipaksa” untuk jujur pada diri sendiri: “Apa rutinitas pagimu?”, “Apa yang memicu rasa malasmu?”. Fitur ini membuat buku Is It Bad or Good Habits berfungsi ganda sebagai jurnal refleksi.
Ketiga, Harga yang Sangat Terjangkau.
Dibandingkan buku impor yang harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah, buku ini menawarkan value for money yang luar biasa. Dengan harga di kisaran Rp30.000-an (tergantung diskon), Anda mendapatkan intisari ilmu psikologi kebiasaan yang setara dengan buku-buku mahal lainnya. Ini adalah investasi leher ke atas yang sangat murah.
Keempat, Relevansi Lokal.
Contoh kasus dan pendekatan emosional yang digunakan sangat “Indonesia”. Penulis memahami budaya sungkan, rasa tidak enakan (yang dibahas juga di buku lainnya), dan tekanan sosial yang sering dialami masyarakat kita. Hal ini membuat solusi yang ditawarkan terasa lebih relate dan bisa diterapkan (actionable).
Siapa yang Wajib Membaca Buku Ini?
Buku ini tidak ditujukan untuk para profesor psikologi, melainkan untuk orang biasa yang ingin hidupnya sedikit lebih baik setiap hari. Secara spesifik, buku ini sangat direkomendasikan untuk:
-
Mahasiswa dan Pelajar: Yang sedang berjuang mengatur waktu antara tugas, organisasi, dan istirahat.
-
Karyawan Burnout: Yang merasa terjebak dalam rutinitas kerja yang menyiksa dan ingin mencari jalan keluar perlahan.
-
Pembaca Pemula: Jika Anda ingin mulai rutin membaca buku tahun ini, Is It Bad or Good Habits adalah start yang sempurna karena tipis dan bahasanya ringan.
-
Siapa Saja yang Merasa “Stuck”: Jika Anda merasa hidup Anda jalan di tempat, buku ini bisa membantu Anda mendeteksi “rem tangan” apa yang menahan laju Anda—yang sering kali berupa kebiasaan buruk yang tidak disadari.
Kesimpulan: Investasi Kecil untuk Dampak Besar
Pada akhirnya, kesuksesan bukanlah sebuah peristiwa yang terjadi dalam satu malam, melainkan akumulasi dari ribuan kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari. Seperti kata John C. Maxwell yang dikutip dalam buku ini, kita tidak akan bisa mengubah hidup sampai kita mengubah sesuatu yang kita lakukan setiap hari.
Buku Is It Bad or Good Habits karya Sabrina Ara adalah peta jalan yang sederhana namun powerful untuk memulai perjalanan tersebut. Ia tidak menjanjikan perubahan instan, tapi ia menjanjikan perubahan yang bertahan lama. Dengan memahami mekanisme otak, berdamai dengan diri sendiri, dan mulai melangkah dari hal kecil, Anda sedang meletakkan batu pertama untuk istana kesuksesan Anda di masa depan.
Jangan biarkan tahun ini berlalu sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Ambil kendali atas hidup Anda, kenali mana kebiasaan yang menjadi kawan dan mana yang menjadi lawan. Buku ini siap menemani proses transformasi Anda.
Tertarik untuk mulai mengubah kebiasaan Anda hari ini? Dapatkan buku original Is It Bad or Good Habits dengan penawaran terbaik dan diskon khusus melalui tautan berikut:
👉 Beli Buku Is It Bad Or Good Habits di Shopee
Segera miliki sebelum kehabisan, dan mulailah perjalanan menjadi versi terbaik diri Anda!




